agama (128) aneh (291) Fakta (587) kesehatan (97) lucu (72) tips (124) unik (210)

Inilah Jawaban Fenomenal Asal Air Dibumi Versi Al-Quran Dengan Versi Ilmuwan

Diposkan oleh Susan Merah


Seperti yang dilansirkan dalam Wikipedia Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi,tetapi tidak di planet lain .Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia.Nah sudah jelaskan keterangan dari wikipedia?? Nah menurut al-qur-an

Al Quran : (41) Fushshilat : Ayat 39
 
Dan di antara tanda-tanda-Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 41:39)
lebih sangat jelas dan akurat lagi,,penjelasan dari Al-qur'an,nah masalahnya sekarang Darimana Air di Bumi Berasal? Ini Jawaban versi Ilmuwan dan Alquran


Jawaban dari para ilmuwan

Para ilmuwan melakukan penelitian untuk mencari tahu asal usul air yang ada di bumi. Salah satu ilmuwan yang tertarik dengan penelitian ini adalah ilmuwan dari Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI) di Woods Hole, Massachusetts, Amerika Serikat, Adam Sarafian.Setelah melakukan penelitian panjang, Sarafian menyimpulkan bahwa air sudah ada sejak 4,6 miliar tahun lalu, jauh sebelum Bumi terbentuk sperti yang dilansirkan dalam blognya MAKINTAU. Dalam sejarah awal bumi, diketahui bahwa suhu bumi pada saat itu sangatlah tinggi dan tidak ada atmosfer didalamnya.


Sehingga hal ini menyiratkan bahwa pada masa-masa itu diperkirakan tidak ada air yang dapat tinggal dibumi. Karena pada suhu yang tinggi, maka air akan segera menguap kembali ke angkasa. Sehingga, air yang kita miliki saat ini, tampaknya harus ada lama setelah Bumi terbentuk.Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, planet-planet dalam termasuk bumi dihantam oleh komet dan asteroid berukuran besar, hal ini membuat ilmuwan menduga bahwa air yang ada di bumi ini berasal dari asteroid yang menghantam bumi miliaran tahun yang lalu.

Kemudian para ilmuwan menduga bahwa sumber air di bumi berasal dari sabuk asteroid yang berada di antara orbit Mars dan Jupiter. Pada awalnya para astronom tidak yakin, karena sabuk asteroid dianggap terlalu dekat dengan matahari untuk menjadi rumah air di tata surya ini.Namun, para astronom akhirnya menemukan bukti pertama mereka dengan menemukan es pertama di asteroid 24 Themis. Penemuan ini diikuti penemuan-penemuan lainnya, ilmuwan menemukan lebih banyak es di asteroid-asteroid yang lain. Penemuan ini menunjukkan bahwa mungkin ada jauh lebih banyak es di sabuk asteroid daripada yang diperkirakan dan memberikan kemungkinan yang cukup besar, bahwa asteroid-asteroid lah yang merupakan asal air di bumi.

Hal ini membuat Sarafian dan tim beralih menelaah meteorit yang diperkirakan telah terbentuk jauh sebelum tata surya ini tercipta. Pertama, ilmuwan meneliti meteorit chondrite karbon yang diklaim sebagai meteor tertua di jagat raya, sebelum planet pertama di tata surya ini terbentuk.Selanjutnya, peneliti memeriksa meteorit yang berasal dari asteorid besar bernama Vesta yang berusia sekitar 14 juta tahun setelah kelahiran tata surya. Vestya diketahui memiliki senyawa yang sama dengan meteorit chondrite karbon dan batu yang ada di Bumi. Ini berarti, mateorit chondrite karbon adalah sumber air yang paling mungkin untuk Bumi.

Vesta diyakini sebagai satu-satunya sumber air yang ada di tata surya dan sudah ada sejak 4,6 miliar tahun lalu, jauh lebih awal dari perkiraan yang sudah ada.

"Vesta adalah meteorid primitif yang menyerupai komposisi tata surya. Mereka cukup banyak mengandung air di dalamnya yang diyakini sebagai asal air di Bumi," ujar Sarafian.

Jawaban Alquran

Alquran, sebagai firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW selama ini selalu membuktikan bahwa ia selalu sejalan dengan penemuan-penemuan sains yang dilakukan dengan penelitian selama ini. Salah satunya adalah tentang penciptaan manusia.

Mungkin pengetahuan diatas tentang asal-usul air di bumi akan lebih memperluas pemahaman kita tentang tafsir ayat-ayat berikut ini:

"...Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." [QS. Al-Baqarah ayat 74]


"Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya." [QS. Al-Mu'minun ayat 18]

Sementara itu, Herschel Space Observatory telah menkonfirmasi bahwa kadar air berat (Deuterium) yang terdapat pada komet Hartley 2 mirip dengan kadar air berat yang terdapat di bumi. Komet Hartley berasal dari Sabuk Kuiper, artinya air yang ada di bumi mungkin berasal dari asteroid-asteroid yang berada di sabuk Kuiper yang membombardir bumi miliaran tahun lalu.
Semoga saja para ilmuwan lebih mengerti dan berpikir lebih sehat dari keteragan yang sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an,,semoga artikel sederhana ini bermanfaat,, dan jangan lupa baca juga artikel dibawah ini :


follow Fans FB KEKANDANG .:. KLIK DISINI.:.
Follow twitter KEKANDANG .:.KLIK DISINI.:.

susan merah -
KEKANDANG Updated at : 6:06:00 AM

{ 0 komentar... or add one}


Post a Comment

ARTIKEL TERBARU